Selasa, 09 Juli 2013

Cegah Bau Mulut Saat Berpuasa dengan 5 Cara Ini

Cegah Bau Mulut Saat Berpuasa dengan 5 Cara Ini - Sebentar lagi umat Islam dari seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh. Namun ada satu hal yang bisa mengurangi kepercayaan diri sesorang pada saat berpuasa, yaitu bau mulut. Ingin tahu cara mencegahnya?

Bau mulut secara medis disebut juga halitosis disebabkan oleh kebiasaan perawatan gigi yang buruk dan juga merupakan tanda masalah kesehatan lainnya. Bau mulut juga dapat disebabkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi dan kebiasaan gaya hidup tidak sehat lainnya.

Kebiasan mengonsumsi makanan atau minuman manis pada saat berbuka puasa dapat menyebabkan nyeri terutama pada gigi berlubang dan berkontribusi pada bau mulut. Untuk menjaga kesegaran napas sepanjang hari dan kesehatan gigi diperlukan langkah-langkah untuk mempersiapkan diri sebelum melaksanakan ibadah puasa. Bau mulut yang kurang sedap akan sangat berpengaruh pada kepercayaan diri saat sedang berkomunikasi dengan orang lain.

Nah, ada 5 hal yang bisa membantu mencegah bau mulut Anda pada saat berpuasa, yaitu :

1. Minumlah air putih yang cukup pada saat sahur dan berbuka, untuk mencegah mulut kering. Salah satu penyebab bau mulut pada saat berpuasa disebabkan oleh mulut mengalami kekeringan akibat kurangnya cairan ludah (saliva).

2. Gosok gigi dan juga lidah Anda secara menyeluruh setelah sahur. Dua sumber utama bau mulut ialah bakteri dan sisa makanan yang membusuk, maka dari itu diperlukan perawatan yang teratur dengan cara menyikat gigi, bisa juga menggunakan dental floss, untuk bisa menjangkau sisa makanan yang terselip diantara gigi.

3. Minumlah teh hijau tanpa gula saat berbuka puasa, kerena teh hijau diketahui memiliki kandungan zat polyphenol yang dapat membantu membunuh bakteri yang menyebabkan bau mulut.

4. Kurangi makanan yang mengandung banyak gula, kerena makanan manis bisa menyebabkan nyeri pada gigi berlubang sehingga dapat menimbulkan bau mulut.

5. Hindari makanan yang yang bisa memicu bau mulut seperti misalnya cokelat. Cokelat adalah makanan yang bersifat diuretik (merangsang pengeluaran urin). Akibatnya, mulut akan cepat mengalami kekeringan.

Well fitness mania, selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan dan jangan lupa tetap menjaga kesehatan gigi dan mulut ya!

Selasa, 18 Juni 2013

Sidang Tuduhan Prostitusi Benzema dan Ribery Ditunda Tahun Depan

Sidang Tuduhan Prostitusi Benzema dan Ribery Ditunda Tahun Depan - Sidang dua pemain tim nasional Prancis, Franck Ribery dan Karim Benzema, terkait dengan kasus hubungan seksual dengan wanita panggilan di bawah umur ditunda dengan alasan prosedur hingga tahun 2014.

Sebelumnya, penyerang Real Madrid, Karim Benzema, dan gelandang Bayern Muenchen, Franck Ribery, dituduh melakukan hubungan seksual dengan Zahia Dehar pada 2008 dan 2009. Saat itu Dehar berumur 16 dan 17 tahun, sehingga dikategorikan di bawah umur untuk prostitusi di Prancis.

Kedua pemain tersebut diselidiki sejak 2010. Mereka beresiko dihukum selama tiga tahun penjara dan denda 45 ribu euro atau setara dengan Rp 597 juta jika terbukti bersalah.

Dalam sidang dengar pendapat, di mana kedua tersangka tidak hadir, pengacara Ribery menganggap klausa dalam hukum pidana di Prancis terkait prostitusi di bawah umur terlalu samar untuk digunakan kepada kliennya, Selasa (18/6/13).

Pengadilan kemudian melihat keberatan yang diajukan cukup untuk membuat penundaan hingga 20 Januari 2014. Hal ini memungkinkan untuk ke pengadilan yang lebih tinggi dan mungkin diteruskan ke Pengadilan Tinggi, seperti yang dilansir dari Guardian, Selasa (18/6/13).

Di Prancis berhubungan seksual dengan cara membayar tidak ilegal tetapi prostitusi di bawah umur dianggap melanggar hukum. Oleh karena itu, pengacara Ribery dan Benzema meminta kasus ini ditutup karena kedua pesepak bola itu tidak mengetahui bahwa Dehar di bawah umur.

Menurut dokumen pengadilan, Dehar menjadi pelacur saat berumur 15 atau 16 tahun. Namun, Dehar memberitahu kliennya bahwa dirinya berumur 18 tahun.

Pengacara Ribery menyambut baik penundaan tersebut. Akan tetapi, pengacara Benzema menganggap hal itu menyakitkan bagi kliennya.

Kamis, 06 Juni 2013

Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Oksigen

Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Oksigen - Pernahkah Anda menguap secara berlebihan? Apabila intensitas menguap terlalu sering, misal dalam satu menit sampai 1-4 kali, bisa jadi ini sinyal otak kekurangan oksigen. Jika kondisi tersebut dibiarkan dapat memicu penyakit lain yang lebih berbahaya.

Dokter Sediaty mengatakan, oksigen berfungsi sebagai bahan bakar bagi tubuh. "Reaksi kimia antara oksigen dengan glukosa di dalam tubuh menghasilkan energi," jelas dokter yang berpraktik di kawasan Dago, Bandung ini.

Kekurangan oksigen akan menurunkan cadangan energi tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa mudah capek, lemah dan lesu.

Selain masalah tersebut, lanjutnya, kekurangan oksigen juga dapat mengakibatkan seseorang terjangkit hipoksia. Hipoksia adalah kekurangan oksigen dalam jaringan tubuh. Dalam kondisi cukup berat, hipoksia dapat mengakibatkan kematian sel-sel.

 "Dalam beberapa kasus, hipoksia mengakibatkan seseorang mengalami koma," ungkap dr. Sediaty.

Apa yang menyebabkan seseorang kekurangan oksigen?

Menurutnya, banyak hal bisa jadi faktor penyebab. Kekurangan oksigen dapat diakibatkan karena faktor dari luar tubuh. Misalnya, perubahan suhu dan tekanan udara di luar tubuh.

"Perbedaan suhu dan tekanan udara biasanya terjadi pada tempat yang tinggi, di gunung atau ketika dalam pesawat," jelasnya.

Selain itu, kekurangan oksigen juga bisa dialami orang yang berada di tempat sempit dengan ventilasi buruk, atau yang sedang stres.

Selain diakibatkan faktor di luar tubuh, kekurangan oksigen juga bisa menimpa orang yang memiliki kelainan pada jantung atau paru-paru. Penderita kelainan jantung atau paru-paru dapat mengalami kekurangan oksigen, kendati mereka berada di dalam kondisi lingkungan yang normal.

Mengingat ada bahaya yang ditimbulkan akibat kekurangan oksigen, jangan sepelekan masalah tersebut. Ada baiknya, lanjut dr. Sediaty, kenali tanda-tanda tubuh jika kekurangan oksigen seperti wajah kering dan pucat, pandangan mata kabur, nafas makin cepat dan tersengal-sengal.

Bila mengalami tanda-tanda seperti di atas, jangan panik. Beberapa langkah berikut dapat dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama saat kekurangan oksigen;

1. Longgarkan pakaian agar pernafasan menjadi lancar. Buka kancing baju di bagian kerah dan longgarkan ikat pinggang.

2. Bila kekurangan oksigen terjadi di tempat ketinggian, segera beralih ke lokasi yang lebih rendah yang memiliki udara lebih banyak.

3. Gunakan tabung oksigen jika ada.